Wednesday, June 15, 2011

The Last CNBLUE Bachelor [Chapther 9 - End]


Author: @Eonn1k4D / facebook / blogspot
Rating : T
Genre : Romance
Leght : Chapthered
Cast
Lee JungShin
Karen Michelle
OtherCast
Kang Min Hyuk
Jessica
Pernah diposting di: http://eonnik4d.blogspot.com

Disclamer : Seri terakhir dari Bachelor CNBLUE .. Plot kali ini bukan aseli milik author karena imajinasi sudah tercemar dari banyak novel yg dibaca.  Selamat membaca dan jangan lupa koment ya :)
           BACHELOR CNBLUE series
           I Think .. I Love You [ Jung Yong Hwa story 1-6 ]
           Love You ... Baby [ Lee Jong Hyun story 1-9 ]
           Is there any LOVE for me ? [ Kang Min Hyuk story 1-8]
           The Last CNBLUE Bachelor [Lee Jung Shin story 1-9] 



Tim Jaksa sudah mewancarai kenalan dan teman-teman kedua belah pihak. Tapi tak ada petunjuk sedikitpun jika pembunuhan itu telah direncanakan. Karen merasa buntu. Hingga suatu sore dia mewancarai teman-teman mrs. LeeAn di club. Dalam ruangan penuh hangar bingar musik yang menghentak Karen menyadari ketiga teman mrs.LeeAn begitu bersemangat dan lebih ceria saat pemuda yang melayani meja mereka mengantarkan minuman. Mereka menggoda pemuda itu walaupun terlihat dia masih berumur duapuluhan, lebih muda daripada para wanita itu. Dan pemuda itu menanggapi perhatian wanita-wanita itu dengan membagikan ciuman satu persatu.

“ Ahh sayang sekali dia sudah terikat.” desah salah satu wanita itu saat si pemuda itu pergi.

“ Dia sudah menikah ?.” tanya Karen sambil berpikir dia pasti tak akan suka mempunyai suami seperti dia.

“ Bukan menikah … tapi yaa kau tau sendiri lah..”

“ JoonAi .” salah satu teman memperingatkan JoonAi agar diam. Karen membiarkan para wanita itu mengganti topik pembicaraan tapi nanti dia akan berbicara khusus pada mrs JoonAi. Rasa ingin tahu menyesak dada Karen. Saat kedua teman JoonAi mengajak untuk pulang JoonAi menolak

“ Aku masih ingin disini. Suamiku sedang makan malam bisnis jadi aku tak terbutu-buru.”

“ Aku akan menemanimu, aku juga tak ada kegiatan ap-apa malam ini.” tawar Karen. Kedua teman JoonAi menariknya dan berbisik suatu sebelum meninggalkan meja. Tiba-tiba suasana hati wainta itu memburuk begitu kedua temannya tak nampak.

“ Apakah ada masalah ?.” tanya Karen penuh simpati

“ Mereka pikir aku tak dapat menjaga rahasia ?.” JoonAi gelisah.

“ Aku yakin kau bisa menjaga rahasia. Abaikan saja kedua temanmu. Hmm aku tertarik pada bartender itu, dia sangat tampan.” kata Karen santai seraya menunjuk kearah pemuda yang tadi melayani meja mereka.

“ Dia belum menikah kan. Kau bisa mengenalkan kami ?.” tanya Karen penuh harap. Mata JoonAi melebar.

“ Dia memang belum menikah tapi sudah terikat .”

“ Maksudmu ?.”


“ Yaahh kau tahu sendiri .. disini banyak istri-istri yang kesepian. Dia bermain-main dengan kami selama beberapa waktu tapi sekarang tidak lagi.”

“ Maksudmu dia sudah jatuh cinta pada seseorang ?.” Karen pura-pura terkejut dengan dramatis meletakkan tangannya didada. JoonAi mereguk minumannya

“ Kurasa begitu. Bagaimanapun dia mungkin akan menikahinya jika wanita itu tidak jadi masuk penjara. Dan dia berjanji wanita itu tidak akan masuk penjara.” jantung Karen berdebar keras, dugaannya benar bahwa mrs.LeeAn punya hubungan degan bartender itu. Sambil pura-pura tetap cuek Karen bertanya tanpa menyebutkan nama

“ Bagaimana dia bisa menjanjikan itu ?.”

“ Dia bilang itu kejadian yang diakibatkan ledakan cemburu dan wanita itu akan dibebaskan, mendapatkan uang suaminya lalu mereka akan bahagia selama-lamanya. Kami semua iri.” JoonAi mendesah keras. Karen terkejut mendengarnya, lalu saat JoonAi terkantuk-kantuk karena terlalu banyak minum Karen menghubungi detektif yang mengerjakan kasus ini. Menceritakan secara singkat apa yang didengarnya dari JoonAi

Setelah mengucapkan selamat malam pada JoonAi, Karen kembali kekantor dan mendapati JungShin masih menunggunya cemas karena sedari tadi Karen tak bisa dihubungi.

“ Mianhe aku tak menelponmu. Tapi aku mungkin sudah mengetahui apa yang terjadi dan kalau benar pembunuhan ini memang sudah direncanakan.” JungShin memeluk Karen dan memberikan ciuman selamat. Karen menjadi santai dipelukan JungShin.

“ Oke ayo kita pulang. Kau pantas mendapatkan istirahat.”

“ Oh tidaakk, kita terlambat dan aku belum menyiapkan makan malam.”

“ Jangan khawatir, aku sudah memesan makanan dan menyuruh mereka mengantar langsung ke peternakan. Jessica sudah tahu kita pulang terlambat.”

Karen membiarkan JungShin memeluknya dan menuntunnya keluar gedung. Ia menikmati kehangatan JungShin rasa tubuh namja itu ditubuhnya. Kami tim yang hebat Karen berkata pada dirinya sendiri.

Tapi sebuah tim yang melibatkan rasa menghargai dan percaya. Ia tidak meragukan jika ia menghargai JungShin sebagai jaksa dan sebagai pria. Karen dengan enggan mengakui bahwa ia semakin mempercayai JungShin. Pikiran itu menggirimkan getaran disepanjang tulang punggungnya. Karena gembira ataukah perasaan takut ?


**

Temuan Karen merupakan terobosan yang mereka butuhkan. Ternyata bartender itu punya catatan criminal dan dalam sidang terbukti pembunuhan itu telah direncanakan. JungShin bangga pada Karen tapi ia juga semakin prihatin.

Jadwal kerja Karen semakin banyak dari rapat ke rapat dan pertemuan dengan pihak berwajib dan saat kembali ke peternakan yeoja itu sudah sangat terlihat kelelahan. Untunglah Jessica sudah bisa mulai beraktifitas seperti biasa walau belum segesit dahulu.

JungShin semakin frustasi dengan tuntutan waktu kerja Karen. Walau mereka tinggal disatu rumah tapi tak pernah sempat meluangkan waktu barang sejenak untuk sekedar bercengkrama. Akhirnya setelah satu minggu JungShin menjadi muak.


Jam menunjukkan 18.30 saat Karen melihat email masuk. Dari JungShin.

Subjek : Makan Malam
Isi Email : Makan malam hari ini diberanda belakang, aku yang traktir jangan terlambat.

Karen tersenyum membaca email itu. Dengan segera membereskan barang-barang dan menemui JungShin yang sudah menunggunya di lobby. Tanpa banyak bercakap JungShin melajukan mobil pulang.

Tanpa diberitahu JungShin, Karen tahu ia kewalahan dengan pekerjaan kantor ini dan memerlukan istirahat. Tapi fakta bahwa JungShin telah menyiapkan makan malam spesial hanya untuk mereka berdua membuat hati Karen tersentuh. Dan fakta satu lagi bahwa JungShin ingin menghabiskan waktu berdua dengannya membuat Karen tergetar.

Sampai dikamar Karen mandi dan berganti pakaian dengan jins dan sweater favoritnya kemudian menyisir rambut panjangnya dan menyemprotkan sedikit parfum dipergelangan tangan dan di belakang telinga. Bukan karena aku berpikir JungShin akan bertindak romantis, Karen mengingatkan diri sendiri.

Saat membuka pintu beranda Karen melihat cahaya lilin di meja yang sudah disiapkan JungShin, dan namja itu berdiri bersandar di tiang penyangga beranda terlihat tampan sekali. JungShin mempersilahkan Karen duduk dan meletakkan piring cantik berisi masakan beraroma sedap dihadapan Karen.

“ Kuharap kau tidak keberatan, ini bukan masakanku karena aku membelinya di restoran. Aku ingin kau mendapatkan sesuatu yang special, dan dapat dimakan.” usaha JungShin melucu membuat Karen tertawa kecil tapi ia semakin gugup.

“ Gumawo JungShin. Ini semua indah.” kata Karen sambil melihat sekeliling. Cahaya lilin yang berpendar dan makanan yang lezat untuk dinikmati. JungShin tersenyum melihat Karen rileks dihadapannya. Sambil makan mereka berbincang soal beberapa kasus di kantor. Setelah selesai JungShin mengusulkan mereka menghabiskan waktu dengan menonton DVD di ruang tengah

Karen pov

“ Ini film komedi romantis yang menurut beberapa pria di kantor disukai oleh istri-istri mereka.” kata JungShin yang setelah memasukkan disk bergabung duduk disamping kudisofa dan melingkarkan lengan dibahuku. Film ini mungkin benar sangat bagus tapi aku tidak dapat berkonsentrasi mengikutinya.

Dengan suasana yang romantis dan JungShin yang duduk disampingku …. Aah aku  mengakui aku menyukai lengan JungShin yang melingkar dibahuku. Aku menyukai harum tubuh JungShin.

Aku menyukai fakta jika JungShin belum menikah, Aku menyukai sifatnya yang penyayang keluarga, yang suka melindungi. Bahkan aku menyukai …

Oh Tuhan tidaaakkk … Aku jatuh cinta pada JungShin ? Tidak mungkin


Author pov

Karen menghembuskan nafas keras dan tersentak hingga JungShin kaget dan memandang yeoja di sampingnya ini.

Ada apa ?.”

“ Aku .. aku butuh udara segar.” jawab Karen gugup dan keluar rumah. JungShin bingung melihat Karen yang tiba-tiba saja keluar rumah. Apa ada yang salah gumannya.



***


“ Apakah kau tahu jika teman kecanku baru saja pergi dari rumahku hyung ?.” tanya JungShin pada MinHyuk yang sedang makan di dapur rumah utama setelah mencari Karen disekeliling rumah tapi tak ditemuinya.

“ Hmm dia ada di atas bersama Jessi. Apa yang kau lakukan padanya ?” tanya MinHyuk ingin tahu. Karena saat Karen datang wajah yeoja itu pucat dan Jessica kemudian mengajaknya naik ke lantai dua. Entah apa yang  mereka berdua lakukan. Mungkin pembicaraan antar wanita.

“ Aku tak tahu. Kami baru saja menikmati makan malam bersama yang menyenangkan .. berdiskusi tentang kasus pembunuhan dan menonton film komedi. Tak ada yang romantis dan dia melompat begitu saja serta keluar. Mencari udara segar katanya. Tapi kemudian tak kembali.” sementara di salah satu kamar lantai dua, Jessica memandangi Karen yang tertunduk lesu di pinggir tempat tidur.

“ Apa yang terjadi ?.” Karen memandangi Jessica tak menjawab.

“ Ayolah Karen, kita bersaudara ceritakan apa yang jadi masalahmu. Siapa tahu aku bisa membantu.” bujuk Jessica, sesaat kemudian terdengar suara JungShin di dapur. Mata Karen yang terbelalak tak luput dari perhatian Jessica.

“ Apa JungShin membuatmu kesal ?.” pancing Jessica.

“ Ani .. aniyo. JungShin sangat memperhatikanku.”

“ Tapi … “ Jessica memotong dengan nada menggantung.  Karen angkat bahu tak mengerti nada suara Jessica.

“ Aku tak mengerti maksudmu eonni ?.”

“ Apakah kau menginginkan lebih ?.” tebak Jessica

“ Maksudku JungShin sangat menawan dan aku tahu selama ini dia selalu menolongmu dalam segala hal. Jadi apakah kau menginginkan dia menjadi lebih … hmmm dekat ?.” pipi Karen bersemu merah

“ Tentu saja tidak. Aku sama sekali bukan tipe yang diinginkan JungShin.” elak Karen cepat menimbulkan senyum Jessica.

“ Aku juga bukan tipe MinHyuk. Dia juga pernah bilang tidak tahu bagaimana cara menjadi suami dan ayah yang baik karena melihat contoh ayah dari appanya yang buruk. Menikahi tiga wanita berbeda. Tapi ternyata MinHyuk salah, dia suami terbaik didunia dan ayah yang sangat menawan.”

“ Aku juga tak tahu banyak tentang keluarga.” guman Karen lirih.

“ Mungkin  eommamu tak mengajarkan tentang keluarga. Tapi kurasa kau memilki hati yang baik. Kau bisa belajar dari kami. Aku, suamiku, keluarga BLUE dan Onew oppa adalah keluargamu. Kami keluargamu Karen.” tangis Karen pecah, emosinya meledak dan Jessica lembut memeluknya. Saat tangis Karen mereda Jessica kembali bertanya

“ Lalu apa yang di lakukan JungShin kepadamu tadi ?.”

“ Dia tidak melakukan apa-apa. Kami hanya makan malam dan nonton film. Lalu aku pergi.”

“ Waeyo ?.”

“ Karena mungkin aku jatuh cinta padanya. Dan itu konyol.” ungkap Karen jujur.

“ Kenapa  konyol ?.” Jessica tersenyum lembut.

“ Keluarganya tak akan menyukai ini. Aku tak setara dengan kalian.”

“ Apa kau tahu eomma Park seringkali menanyakanmu dan JungShin. Hyorim eonni dan TaeHee eonni serta suami suami mereka juga sering menayakan kalian berdua. Mereka berharap hubungan kalian akan semakin dekat. Tapi saat itu kujawab kalian hanya berteman saja. Mereka menyukaimu Karen.”

“ Benarkah ?.”

“ Ne.”

“ Tapi bukan berarti JungShin juga menyukaiku kan eonni.” kata Karen sangsi.

“ Menurutmu apa yang berusaha dilakukan JungShin malam ini. Membuat makan malam special buat kalian berdua. Membuatmu santai karena mengkhawatirkan kau kurang istirahat. Dia mungkin juga mengkhawatirkan aku dan MinHyuk tapi JungShin tak pernah mengajak kami menghabiskan waktu bersama.”

“ Kau sudah berhasil menjeratnya sayang. Sekarang JungShin ada di bawah kau harus memberitahunya atau dia akan berkemah di teras kami.” kata Jessica lagi.

“ Kau berharap aku turun ke bawah dan memberitahu JungShin kalau aku mencintainya ?.” tanya Karen tak yakin.

“ Kau adikku. Kau pasti bisa melakukannya. Raihlah kebahagiaanmu Karen,beritahu JungShin tentang perasaanmu.”




“ Apa yang harus kulakukan hyung ?.” MinHyuk memandang dongsaengnya

“ Tentang apa ?.”

“ Karen tentu saja.”

“ Sepertinya dia baik-baik saja. Pekerja keras, koki yang hebat apalagi ? Kau tak perlu mengkhawatirkan apapun tentangnya.”

“ Tentu saja dia luar biasa, tapi apakah dia mencintaiku ?.” MinHyuk menaikkan alis dan tersenyum lebar mendengar ucapan JungShin yang mengejutkan.

“ Kau .. ohh akhirnya mata hati saengku terbuka. Kukira selama ini kau buta JungShin.” kata MinHyuk sambil menepuk-nepuk bahu JungShin.

“ Maksudmu ?.”

“ Maksudku … aku heran kau tidak melihat sorot memuja di mata Karen saat menatapmu. Aku sering memperhatikan yeoja itu jika kita sedang bersama-sama.”

“ Jadi apakah dia mencintaiku hyung ?.”

“ Tanyakan sendiri padanya.” kata MinHyuk saat mendengar langkah kaki menuruni tangga dan tak lama kemudian Jessica muncul di dapur diikuti Karen.

“ Kalian selesaikan sendiri. Kami mau tidur.” kata Jessica sambil mengamit lengan suaminya dan ruangan itu tinggal JungShin dan Karen yang saling berhadapan.

“ Apa yang tadi terjadi. Kenapa kau tiba-tiba pergi begitu saja ?.” tanya JungShin. Karen hanya menunduk

“ Aku ingin mengatakan sesuatu padamu JungShin.”

“ Oke.” JungShin berusaha menjaga suara agar tetap tenang walaupun hatinya bergejolak khawatir dengan apa yang akan dikataka Karen. Ketika Karen memilih duduk JungShin lega karena dia tak sanggup berdiri jika mendengar bahwa Karen akan pergi lagi meninggalkan peternakan ini, terlebih lagi meninggalkan dirinya

“ Mianhe aku bertindak tak sopan dengan meninggalkanmu tadi.”

“ Hmm … apakah aku melakukan kesalahan ?.”

“ Ani .. aniyo .. hanya saja aku … Apakah kau menganggapku sebagai adik karena aku ada hubungan darah dengan Jessica eonni ?.”

“ Tentu saja tidak…Kau memang punya hubungan darah dengan Jessi dan MinHyuk juga hyungku. Tapi aku tak menganggap kau adikku.” merasa mendapat harapan Karen berkata

“ Aku juga tak menganggapmu sebagai kakak lelakiku selain Onew opppa.” JungShin tersenyum mendengarnya.

“ Aku senang kau berkata seperti itu. Lalu bagaimana perasaanmu kepadaku ?.”

“ Kurasa aku jatuh cinta kepadamu. Karena itu aku pergi dan tak apa kalau kau tidak merasakan hal yang sama. Ini mengejutkan bagiku, ini adalah hal baru bagiku betapa aku jadi sangat bergantung padamu …., mengandalkanmu dan .. Aku selalu berharap …” Karen tak menyelesaikan ucapannya karena JungShin menghampiri dan menarik yeoja itu dalam pelukan serta kemudian menciumnya penuh gairah. Karen nyaris melupakan dimana saat ini dia berada. Saat JungShin melepaskan bibirnya Karen merasa seperti pulang kerumah

“ Aku juga mencintaimu Karen.”

“ Kau yakin ? Aku tak tahu apapun tentang keluarga dan anak-anak …”

“ Kau yeoja pintar. Kita akan belajar bersama-sama. Dan kapan kita akan menikah ?. Bagaimana kalau besok dikantor catatan sipil.” JungShin menawarkan.

“ Secepat ini ?.” tanya Karen kaget. JungShin tertawa keras.

“ Tentu saja. Tapi jika kau ingin tahu banyak tentang keluarga, inilah pelajaran pertama.” JungShin berjalan kebawah tangga dan berteriak

“ Jessicaaa.” seketika JungShin mendapat jawaban

“ Ne, apakah semua baik-baik saja JungShin ?.”

“ Apakah kau dan hyung bisa turun sebentar ?.”

“ Apa yang kau lakukan ?.” tanya Karen disamping JungShin. Saat Jessica dan MinHyuk bergabung. JungShin merangkul bahu Karen dan berkata

“ Karen dan aku saling mencintai, dan kami memutuskan besok menikah di catatan sipil.” JungShin mengumumkan disambut jerit gembira Jessica yang spontan memeluk mereka berdua. Begitu pula MinHyuk

“ Tentu saja kalian akan segera menikah. Tapi jangan harap kalian menikah di catatan sipil. Kita akan mengadakan upacara pernikahan di gereja.” Jessica memandang tajam JungShin.

“ Yeobo telpon eommamu, eomma Maery dan kau JungShin telpon eommamu. Aku akan menelpon HyoRim eonni dan TaeHee eonni. Kita harus berkumpul secepatnya untuk mempersiapkan pernikahan kalian.” kata Jessica segera memberi perintah seperti biasa. JungShin menyikut rusuk Karen menunjuk Jessica yang sudah  sibuk bertelpon ria dengan saudara-saudaranya.

“ Kau lihat. Inilah keluargaku yang segera akan menjadi keluargamu juga.”

“ Jangan lupa telpon Onew oppa yaebo. Katering yang dulu kita pakai, nomernya ada dimana ya ?.” sayup terdengar suara Jessica di kejauhan saat JungShin mengecup kening Karen dengan lembut.


***


Karen berdiri dikelilingi keluarganya saat menyambut tamu-tamu yang menghadiri pernikahannya. Keluarga Han DongJo sekali lagi bersatu dengan Keluarga BLUE membuat Karen mendapatkan berkat yang luar biasa.

Untuk yeoja yang telah berjuang sendirian selama hidupnya, Karen telah menemukan kebahagiaan pada akhirnya. Kebahagiaan memiliki sebuah keluarga dan akan memulai keluarganya sendiri bersama JungShin.



end

Note : Khamsahamnida sudah baca FF seri Bachelor CNBLUE

9 comments:

  1. akhiiirrnya nikah juga .. walo cemburu melanda diriku .. #lebay

    nice FF onn .. di tunggu FF lainnya :)n

    ReplyDelete
  2. End yang so sweeeet.....dan mengharukan #halah....

    Chukaeee ya...karen onni :)

    ReplyDelete
  3. yaaaahhh tamaattt

    endingnya bagus onn .. ada FF baru lagi kan ?
    buruan posting ya .. di tunggu lho

    ReplyDelete
  4. setuju decchh jika endingnya happy gini .. tp agak2 gimana getuu ngebayangin JungShin atau MinHyuk udah nikahan getuu .. hikss hikkss

    nice FF eonni :)

    ReplyDelete
  5. yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah tamat ya :( :( hiks......
    tapi endingnya bagus!!! walaupun kok kaya terburu-buru ya, tapi tetep bagus kkkkk. wait for your next part onn

    ReplyDelete
  6. wahhhhhhhhhhhhhhhhh keren
    di tunggu karya selanjut'a eonni

    klo boleh aku yang ama jung shin aja
    heheheheheh

    ReplyDelete
  7. khamsahamnidaaaaaa ...
    FF selanjutnya udah posting serial ...
    School of Love (semoga pada suka ya)

    @Ugirl .. authornya lebih cemburuuu lageee ... ixixix /plak inget suami noonaa kt JS :P

    @Haru .. terharu sampai nangis nggak ? *survei*

    @Hyukiie + nadia .. udah posting FF banrunya .. eonni sering ngebayangin kalo member si en blu pada merit .. boicegirl ada yang pingsan gak yaaa ? ... ixixixix

    @sarah .. plotnya sengaja di bikin cepat soalnya authornya sudah mentok di ide .. kekekeke :P

    @GanGirl .. yaaaahhh ada saingan satu lagi nih yang JungShin biased :LOL

    ReplyDelete
  8. cepet bener eon tamatnya, satu episode lagi gitu ;p
    tapi ga apa lah
    aku suka endingnya

    nice story :)

    ReplyDelete
  9. ini ff pertama yg aku baca,,,
    eehh pas p1 baca langsung dpt cerita seru,,,
    keren min ceritanya
    gak datar aja,,, campur campur,,, seneng nya,,deg deg an nya lucu nya :D
    suka lah pokoknya,,,aaaakkkk <3

    ReplyDelete

Cara komen (bagi yang kurang jelas):

1. Ketik komen kalian di kotak komentar.

2. Di samping 'Berikan komentar sebagai', klik Google (bagi yang menggunakan Blogspot) atau LiveJournal/Wordpress/AIM/TypePad/OpenID (bila kalian mempunyai akun disana)

3. Atau bagi yang tidak punya akun sama sekali / tidak mau ribet, klik NAME/URL (kosongkan URL bila tidak mau ditampilkan)

4. Klik 'Poskan komentar'