Sunday, February 27, 2011

Me (part 1)

Author: happyhanna @sarahhannamoran
Rating: G
Genre: apa ya?? friendship bisa romantic juga boleh
Cast: Kang Min Hyuk (CNBLUE)
        Hyerin (admin mpeb)
        Sunji (fiktif)
         Yunji (fiktif)
Note: ini adalah ff ya yang bisa dianggap balas jasa buat admin mpeb yang udah bikin ff pake nama saya....*baca: st valentine* tapi yang lain pastinya boleh baca, harus malah hehe  dan untuk mengenang kembaran author, Sierra. ra kalo lo masih ada pasti kita bakal fan girling bareng and rebutan bias hehe. wish you happy there, miss you. *author curhat* sip kalo gitu selamat baca dah ^^





  Hye ri berjalan sepanjang koridor sekolah, Ia baru 3 bulan menjadi siswi SMA ini. Sebelumnya ia tinggal di Cheonan, lalu ia pindah ke Seoul karena menurut ayah dan ibunya sekolah di kota besar lebih baik untuknya dan juga membantunya melupakan kembarannya yang baru saja meninggal  4 bulan lalu. Hyeri membuka pintu kelas dan langsung duduk di kursinya, ia mulai berbincang dengan teman-temannya , walaupun Ia anak baru tapi ia sudah memiliki banyak teman.
  “san ji apa kau sudah mengerjakan PR?” Tanya Hye ri
  “oh ya! Aku lupa kalau hari ini ada PR, pelajaran pertama pula. Kau sudah?”
  “yah kau malah Tanya, justru aku Tanya padamu karena aku butuh contekan nih. Semaleman aku begadang tapi gak satupun soal yang aku ngerti”
  “ah yun ji kau pasti sudah mengerjakan” tapi temannya yang bernama yun ji itu hanya menggeleng pasrah
  “yaaahhh bagaimana ini?” Hye ri juga ikut-ikutan pasrah. “ah hye ra kalau kau masih ada pasti kau bisa membantu, kau kan pintar dan rajin mengerjakan PR” kata hye ri dalam hati mengenang hye ra kembarannya.
  “ah hye ri pinjam saja pada minhyuk dia kan rajin mngerjakan PR” lalu mereka bertiga menoleh ke meja di paling belakang, seorang namja duduk sambil memejamkan matanya dan kedua kupingnya disumpal headset.
  “yun ji kau yakin? Kalau begitu kau saja yang bilang” kaya hye ri
  “kau saja hye ri, mejamu kan paling dekat denganya” kata yun ji bisik-bisik.
  “ah aku tidak mau ah, kenal saja tidak. Dia kan jarang bicara padaku. kau saja yangs udah lebih lama tau dia” kata hye ri.
  “ah hye ri ayolah ini demi nasib kita bertiga, kau tau kan ryu hee songsaengnim kan kejam , kalau kita di makannya Karena tidak mengerjakan PR gimana?” hye ri menoleh pada namja yang masih diam ditempatnya. “tidurkah?” pikir hye ri sambil bergerak sedikit dan menyentuh tangan namja itu. Mata namja itu terbuka lalu menatap dingin pada hye ri. Hye ri merasa sedikit takut.
  “ah mian mengganggu…apa….apa kau sudah mengerjakan PR? Ka…kalau boleh aku dan teman-temanku ingin meminjam sebentaaaaaar saja” kata hye ri sambil tersenyum. Lalu namja itu mengambil bukunya dari dalam tas dan menyerahkannya pada hye ri.
  “gomawo, aku tidak akan lama meminjamnya kok” lalu hye ri dan teman-temannya mulai menyalin PR itu sementara minhyuk tidak bisa melepaskan tatapannya dari hye ri.

***
  “eh kalian tau kenapa minhyuk itu tidak pernah bicara banyak padaku?” Tanya hye ri sambil memakan bekal makan siangnya dikelas bersama teman-temanya.
  “aku tidak tahu, mungkin karena kau masih anak baru” kata san ji, di ikuti anggukan yun ji
  “tapi kan aku sudah 3 bulan disini sudah lumayan lama, dan seharusnya dengan anak baru saling berkenalan kan?”
  “iya sih aneh juga, ia hanya dingin padamu. Sementara pada murid yang lain ia biasa saja”
  “apa ada yang salah denganku?” Tanya hye ri sambil memperhatikan tubuhnya. Tapi kedua temannya menggeleng
  “lalu?” Tanya hye ri, tapi belum sempat ada yang menjawab minhyuk sudah muncul didekat mereka, ia membawa bola basket dan tubuhnya terlihat sedikit berkeringat. Ia mengambil botol minumnya.  Lalu ia berjalan keluar menyusul teman-temanya.
  “namja aneh” kata hye ri pelan.
  “kenapa tidak kau saja yang mengajaknya bicara duluan?” tanay yun ji lagi
  “aku sudah melakukannya berkali-kali. Dari mulai meminjam buku pinsil menawarkan makanan sampai menanyakan jam, tapi tetap saja dia dingin padaku”
  “kau sangat ingin mengenalnya?” Tanya sun ji
  “tidak juga sih, tapi kan tidak enak kalau tidak kenal dengan lingkungan sekitar, apalagi ia duduk dekat denganku jadi kalau butuh bantuan kan bisa lebih mudah” hye ri mengerucutkan bibirnya bingung dengan namja bernama minhyuk itu.
  ***
  Hye ri lari-lari sepanjang jalan menuju sekolah, ia sudah terlambat 15 menit. Ia panic, tapi akhirnya sampai juga di gerbang sekolah yang sudah di tutup. Ia memohon pada satpam untuk dibukakan gerbang, akhirnya ia diizinkan masuk dengansyarat harus menerima hukuman membersihkan perpustakaan dulu. Akhirnya ia berjalan menuju perpustakaan.
  “kau bersihkan lorong buku sebelah sini kalau sudah yang sebelahnya, harus sampai rapi kalau sudah kau boleh kekelasmu” kata pustakawati sambil member ikemoceng dan serbet. Hye ri mulai membersihkan rak rak buku sambil melipat wajahnya sempurna. Tiba-tiba ia sadar bukan hanya dia yang dihukum, dan ia kaget saat melihat ternyata minhyuk juga dihukum membersihkan perpustakaan.
  “annyeong~” hye ri mencoba menyapanya, minhyuk tersenyum. Hye ri senang akhirnya minhyuk tersenyum juga padanya walaupun agak dipaksakan. Ia pun berjalan ke sebelah minhyuk.
  “kau dihukum juga ya?” Tanya hye ri. Dan ditanggapi dengan anggukan kaku, tapi hye ri tiak putus asa.
 “kenapa kau terlambat?bangun kesiangan juga?”
  “iya” kata minhyuk sambil terus focus merapikan buku, sementara hye ri mengelap rak sammbil mencari topic pembicaraan.
  “bangun kesiangan kenapa?” Tanya hye ri.
  “semalaman nonton film” hye ri senang akhirnya minhyuk mau mengobrol dengannya.
  “nonton film apa malam-malam…ahh jangan-janagn kau nonton film yang begitu-begitu ya?” minhyuk menatapnya tajam, hye ri langsung kaget merasa ia salah bicara.
  “mian…aku salah bicara ya…?? Mian…mianhae” kata hye ri
  “sudah sana kerjakan tugasmu, dasar cerewet” kata minhyuk lalu mainggalkan hye ri menuju rak selanjutnya.

***
  “hari ini akan ada ulanagn mendadak, ibu ingin menguji kesiapan kalian. Sekarang masukan semua buku dan keluarkan selembar kertas dan pinsil” serempak seisi kelas menggerutu kesal, tidak terkecuali hye ri. Baru saja ia mendapat hukuman karena terlambat dan sekarang ia harus menghadapi ulangan mendadak. Lalu ia melihat minhyuk yang hanya diam tenang sambil mempersiapkan kertas untuk ulangan.
  “kau sudah belajar?” Tanya hye ri pada minhyuk.
  “belum” kata minhyuk dingin bahkan ia tidak melihat pada hye ri.
  “bagaimana kau bisa tenang sih? Dasar orang aneh” kata hye ri kesal karena tanggapan dingin minhyuk.
 15 menit berlalu tapi belum ada 1 pun dari 20 soal yang bisa dikerjakan hye ri ia hanay mengetuk-ketukan ujung pinsil kekepalanya. Ia pun melirik kearah minhyuk dan ia kaget bukan main saat melihat kertas ulanagn minhyuk sudah penuh terisi.  “bagaimana bisa? Katanya dia belum belajar?” pikir hye ri  dan tiba-tiba ia mendapat ide.
  “minhyuk….hey hey…” hyeri memanggil minhyuk sambil berbisik takut ketahuan yang lain. Minhyuk menoleh sedikit.
  “boleh aku pinjam kertasmu….?? Aku ingin lihat jawabanmu, aku belum mengerjakan satu pun…”
  “kau mau menyontek?” kata minhyuk
  “hehehe…iya. Aku mohon pleaseeeeeeee” kata hye ri meyakinkan. Lalu minhyuk melihat kertasnya dan menyodorkannya pada hye ri. Hye ri yang menerimanay langsung menyalinnya dengan cepat.
***
  3 hari kemudian
  “baiklah anak-anak hasil ulangan kalian sangat mengecewakan, hampir semua dari kalian mendapat nilai jelak” kata guru sambil menghela nafas berat,
  “tapi ibu masih bersyukur ada yang mendapat nilai bagus walaupun hanay 2 orang. Yaitu Kang Min Hyuk dan Lee hye ri” sontak semua murid melihat kaearh 2 orang yang disebutkan namanya tadi. Hye ri yang kaget langsung melihat kearah minhyuk dengan wajah sumringah sementara minhyuk hanay diam saja.
  “hey kita dapat nilai bagus, seharusnya kau senang” kata hye ri
  “kita? Bukannya aku ya?” hye ri diam mendengar perkataan minhyuk, sementara minhyuk hanya membuang muka.

***
  “aissssssssh panas sekali hari ini” keluh hye ri sambil mengelap keringat di keningnya dengan punggung tangannya.
  “iya betul….eh kita malah disuruh lari keliling lapangan 20 kali”  yun ji juga ikut mengeluh. Hari ini mereka sedang mengikuti peljaran olah raga. Semua anak perempuan harus berlari keliling lapangan sekolah yang tidak kecil ini sebanyak 20 kali, sedangkan anak laki-laki disuruh bermain basket ditengah lapangan. Hyeri, sunji, yunji dan baera duduk di pinggir lapangan setelah menyelesaikan 18 keliling lari *mereka korupsi 2 keliling* sambil meluruskan kaki mereka.
  “aku haus, aku mau beli minum dulu ya….” Kata hyeri sambil berdiri dan berjalan menuju kanitin. Tiba-tiba terdengar teriakan teman-teman hyeri memanggil hyeri
  “hyeri…..” tapi terlambat, sebuah bola basket tepat menghantam kepala hyeri. Hyeri langsung jatuh terduduk dan memegang kepalanya yang sakit dan terasa berputar-putar. Teman-temannya langsung datang dan menolongnya, memapahnya berdiri. Tiba-tiba minhyuk datang dan mengambil bola yang ada didekat hyeri, bola yang baru saja menghantam kepala hyeri. Lalu minhyuk meninggalkan hyeri yang masih mengusap kepalanya pelan.
  “hey, kau tidak minta maaf apa? Kepalaku sakit tau!!” omel hyeri. Minhyuk menoleh sebentar.
  “kan yang kena kepalamu itu bola ini bukan akau, jadi kenapa harus aku yang minta maaf?” tanya minhyuk.
  “dasar namja aneh!!”
  “jadai cewe janagn cengeng deh, masa kena bola saja marah” kata minhyuk, tapi tiba-tiba tubuh hyeri amburk ketanah, untung saja sebelum benar-benar menyentuh tanah teman-temannya sempat menopang tubuhnya.
***
  Hyeri merasakan dingin dikepalanya. Ternyata ada kantong es yang diletakan dikepalanya. Ia membuka matanya, masih sedikit berkunang-kunang. Ternayat ia ada di UKS. Lalu ia menoleh ke sebelah kira dan ia kaget saat melihat minhyuk duduk sambil mendengarkan lagu dari headset dan tangannya memainkan PSP. Sadar kalau hyeri sudah sadar minhyuk melepas sebelh headsetnya.
  “sudah sadar ya” kata minhyuk, hyeri mengangguk.
  “baiklah aku kekelas dulu” kata minhyuk berdiri dan beranjak kepintu
  “eh tunggu….” Tahan hyeri minhyuk menoleh.
  “kenapa kau disini menungguku?” Tanya myeri heran
  “tadi…teman-temanmu menyuruhku menjagamu karena aku yang membuatmu pingsan karena kepalamu kena bola basket. Ya sudah aku panggilkan teman-temanmu saja” lalu minhyuk berjalan lagi menuju pintu.
  “gomawo” kata hyeri
  “hmm…” hanya itu tanggapan minhyuk yang menghilang dibalik pintu.
  “sebegitu susahkah dia minta maaf…? Dasar aneh” kata hyeri sambil mengambil kantong es dikepalanya.
***
  Hari ini kelas sedikit liar karena guru fisika mereka tidak datang dan berarti mereka tidak jadi ulangan. Dan kelaspun merayakannya dengan membuar keributan kecil dikelas ada juga yang kekantin untuk membeli makanan. Semantara hyeri memilih membaca novel saja dikelas.
  “hyeria~ ikut kekantin yok, aku laper” ajak sunji
  “kalian saja ya…kepalau masih pusing karena kemarin”
  “baiklah, kau mau titip makanan atau minum?” Tanya sunji lagi
  “tidak, tidak usah…aku bawa bekal kok”
  “ya sudah, kami tidak akan lama kok” tinggalah hyeri dikelas dengan beberapa teman-temannya. Tapi tiba-tiba semua temannya memilih untuk pergi kekantin, dan hyeripun sendiri dikelas sambil membaca novelnya. Tapi ia sadar ia tidak sendiri dikelas, ia menoleh kesampingnya dan ia melihat minhyuk tertidur pulas dengan headset masih menempel dikupingnya.
  “wajahnya polos sekali….lucu….” pikir hyeri dalam hati. Tiba-tiba tanpa ia sadar tangannya bergerak dan menyentuh pipi mulus minhyuk pelan, minhyuk masih tertidur pulas. Hyeri tersenyum, tiba-tiba ia merasakan ada sesuatu dalam hatinya saat melihat wajah minhyuk yang sangat polos.
  “dasar namja aneh…kalau tidur lucu juga” komentar hyeri dalma hati lagi. Lalu ia mengambil sebelah headset minhyuk dan memakainya dikupingnya, dan lagu “especially for you” MYMP mengalun. Hyeri menikmati lagu itu sambil menatap minhyuk yang masih tertidur pulas.
  “kenapa sih kau selalu dingin padaku? apa aku punya salah…?? Tapi aku rasa tidak” kata hyeri lagi , tapi tiba-tiba lamunannya buyar saat teman-temannya berdehem dipintu kelas.
  “hem..hem…apa yang kau lakukan dengan namja yang kau bilang aneh itu…?” yunji duduk disebelahnya dan menyikut pinggang hyeri, hyeri melepas headset minhyuk dan tertunduk malu.
Ternyata rebut-ribut kecil tadi membuat minhyuk terbangun.
  “kalian ribut sekali sih….menanggu saja” kata minhyuk
  “ah kau bangun ya…mian…mian” kata hyeri merasa tidak enak. Lalu minhyuk berdiri an merjalan keluar kelas. Tapi langkahnya terhenti dan ia melihat kearah hyeri dengan tatapan tajam.
  “lain kali jangan seenaknya mengambil dan memakai headset orang” lalu minhyuk meninggalkan kelas menyusul teman-temannya dan meminggalkan hyeri dengan wajah yang merah padam.
***
  Hari ini minhyuk tidak masuk kabarnya sih ia sakit. Dan tiba-tiba selera belajar hyeri pun menurun drastis. Ia hanya bengong saepanjang pelajaran, bahkan saat istirahatpun ia hanya diam dikelas. Akhirnya pulang sekolah ia memutuskan untuk menjenguk minhyuk, setelah membeli beberapa jenis buah-buahan ia pun melngakah mantap menuju rumah minhyuk. Iapun sampai, ia mengetuk pintu rumah pelan dan seorang wanita paruh baya dengan senyum manis menyambutnya setelah memperkenalkan diri kalau ia adalah teman sekelas minhyuk ia pun dipersilahkan masuk, ternyata wanita itu adalah ibunya minhyuk.
  “ini kamar minhyuk, masuk saja mungkin ia sedang nonton TV” kata ibu minhyuk
  “apa tidak apa-apa, ahjumma?” Tanya hyeri ragu
  “sudah masuk saja, ia sudah bangun kok” akhirnya hyeri asuk, benar saja minhyuk sedang memainkan remote TV sedangkan tangan yang satunya sedang memegang gelas.
  “ada apa kau kesini?” tanay minhyuk sedikit ketus dan kaget saat melihat hyeri berdiri dipintu kamarnya.
  “menjengukmu, aku dengar kau sakit jadi aku kesini. Kau sakit apa?” Tanya hyeri
  “oh, hanay demam saja, besok juga aku masuk. Tidak usah repot-repot. Ah ya masuklah dan duduk” kata minhyuk. Lalu hyeri masuk dan duduk dikursi didekat minhyuk.
  “ini aku bawakan buah…” kata hyeri sambil menyodorkan buah-buahan pada minhyuk.
  “ah gomawo…aku ambilkan minum dulu”
  “ti…” tapi minhyuk sudah melesat menuju pintu, akhirnya hyeri duduk diam sambil memperhatikan kamar minhyuk yang tertata rapi. Tiba-tiba matanya tertuju pada satu buah bingkai disudut meja belajar minhyuk. Ia mengambilnya dan memperhatikannya, nafasnya terasa sedikit tersengal.
  “ini aku…?” tanay hyeri pada dirinya sendiri…. “tunggu…ini bukan aku…tapi ini…hyera?!” mata hyeri terbelalak lebar “ia ini hyera….bagaimana bisa? Bahkan hyera tida pernah bertemu minhyuk sebelumnya…..bagaima…..” tiba-tiba pintu terbuka dan minhyuk  masuk sambil membawa 2 gelas jus. Sedangkan hyeri masih terpaku pada foto almarhum kembarannya itu.
 “ah padahal tidak usah repot-repot” kata hyera sambil meletakan frame foto itu.
  “dia kembaranmu kan…?” kata minhyuk sambil menyodorkan segelas jusnya
  “iya..bagaimana bisa kau punya fotonya” kata hyeri masinh bingung.
  “jadi begini…beberapa bulan lalu nenek ku yang tinggal di cheonan jatuh sakit dan dibawa kerumah sakit, selama 1 minggu aku menjenguk dan menjaganya. Dan disana juga aku bertemu dengan hyera kembaramu yang juga dirawat disana” piiran hyeri melayang ke beberapa bulan lalu saat ia menyaksikan kembarannya berjuang melawan penyakit yang akhirnya membuat kembarannya meninggal.
  “tapi aku tidak pernah melihamu disana” kata minhyuk lagi
  “iya, aku jarang kesana. Karena aku tidak tega melihatnya menangisdan menjerit kesakitan setiap kali sakitnya kambuh” hyera tertuduk dan berusaha menahan air matanya.
  “dirumah sakit itu aku banyak mengobrol dengan hyeri…kami berteman disana, tapi beberapa hari kemudian nenek ku boleh pulang kerumah dan akhirnya aku kembali ke Seoul”
  “lalu kau tahu kalau hyeri sudah tidak ada?” Tanya hyera mengambil foto hyeri lagi dan memandangnya lekat
  “iya aku tahu, tapi aku tahu saat kau baru saja pertama kali muncul disekolah. Awalnya aku kira kau itu hyeri karena aku tidak tahu kalau dia punya kembaran. Tapi saat aku tahu kalau kau bernama hyera dan hyeri adalah kembaranmu dan ia sudah meninggal aku kaget” cerita minhyuk.
  “padahal sebelum aku pulang ke seoul ia bilang kalau ia akan sembuh”
  “sembuh?” Tanya hyeri
  “iya, dia bilang kalau penyakitnya tidak parah dan ia akan segera pulang…aku kira ia benar, ternyata itu saat terakhir aku bertemu dengannya” kenang minhyuk
  “kau suka hyera ya?”
  “tidak…” tapi wajah minhyuk terlihat ragu
  “kalau begitu kenapa kau simpan fotonya? Dan kapan aku ambil foto ini?” Tanya hyeri
  “saat aku akan pulang ke seoul”
  “jadi ini alasan kau selalu dingin padaku dikelas ya? Karena kau kecewa aku bukan hyera? Ya kan….?” Minhyuk tidak menjawab, ia hanya diam saja
  “tenang saja, hyera memang sudah sembuh…ia sudah sepenuhnya sembuh dan bahagia disana…” kata hyeri dan airmatanya menetes dengan sigap minhyuk mengambil tissue dan memberikannya pada hyeri
  “mian, kau jadi menangis begini”
TBC

 

7 comments:

  1. minhyuk berkeringat sambil bawa bola basket? what shud i say? damn cool or damn hot?
    mau nangis pas minhyuk dingin banget diperpus *boong deng*
    kenapa cuma ngasih tisu? dipeluk juga dong TT.TT *ngarep*

    lanjutannya jangan lama-lama~

    aku juga lagi bikin ff kembar lho, ada settingan dirumah sakit juga, tapi jalan ceritanya beda deh ;p

    ReplyDelete
  2. aku jadi teringat kembaranku..walau aku ga pnh ngobrol sama dia..yah...tapi kembaranku cowok..ahhahahha,,,,pasti dia udah bahagia juga,..author..itu di bagian mau TBC nya..kebalik2 hyeri sama Hyera nya,,,,
    aku suka ceritanya..hoh..dilanjutin secepatnya yah...^^ Fighting

    ReplyDelete
  3. yah minhyuk nya gak dingin lagi ya sama hyeri nya, padahal bagusan didiemin kan, cerewet sih *ditampol peb onni ._.v

    jadi minhyuk itu pinter + pandai basket gitu ya? adsafgdsgdfgasc

    keke, lanjutin ya author ~(^o^~)

    ReplyDelete
  4. note nya baru aku baca

    gomawo udah bikin buat aku :) abis baca note mu, aku baca ulang ff nya, aku jadi bisa ikut ngerasain kesedihannya Hyeri yang pasti kedihan kamu juga. tapi life must go on, you have ur own life and so does she.

    hwaiting ^^

    ReplyDelete
  5. lalu .. habis ngasih tissu di peluk ma minhyuk dunk .. kan Hyeri nangisnya jadi kenceng banget, minhyuk jadi nggak tega ... #plak bukan loe authornya eonn ... hehehe miaann

    jangan lama2 part 2 nya ... *penasaran*

    ReplyDelete
  6. @mpeb onni: oh ya? wah kita sehati onn hehehehe. ya she is must be happy there ^^

    @ddesigneeworld: kamu juga punya kembaran??

    @caica: hahahah author kan baik ma mpeb onni ^^ iya minhyuk pokoknya nyaris sempurna deh hehe

    @kanti onni: kita liat apa yang akan minhyuk lakukan selanjutnya haha

    @all: tunggu part selanjutnya ya ^^

    ReplyDelete
  7. minhyuk pasti keren deh :) bakal keren lagi kalo ceritanya minhyuk jadi idola sekolah trus di rebutin :3 (just a comment)

    ReplyDelete

Cara komen (bagi yang kurang jelas):

1. Ketik komen kalian di kotak komentar.

2. Di samping 'Berikan komentar sebagai', klik Google (bagi yang menggunakan Blogspot) atau LiveJournal/Wordpress/AIM/TypePad/OpenID (bila kalian mempunyai akun disana)

3. Atau bagi yang tidak punya akun sama sekali / tidak mau ribet, klik NAME/URL (kosongkan URL bila tidak mau ditampilkan)

4. Klik 'Poskan komentar'